Sabtu, 03 Maret 2007

Words

Kadang, kata meluncur sebelum sempat pikir melaksanakan tugasnya. Dan akhirnya, satu hati terluka.

Andai saja, bibir bisa mengedit setiap kalimat yang hendak terucap, membuatnya lebih enak didengar. Pasti tak akan ada telinga yang panas ketika mendengarnya. Tapi kenyataanya tak seperti itu...

Jadi,
untuk hati yang pernah teriris saat kataku terlalu dalam menyayat...
untuk telinga yang harus mendengar kalimat yang tak sepantasnya terucap...

Maaf...

Maaf...

Maaf...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar